74. Penyesalan

2184 Kata

Devandra yang baru saja pulang ke rumah dikejutkan dengan kehadiran papanya yang kini menatapnya tajam dengan tangan bersedekap. Tidak biasanya papanya yang super sibuk itu mau mengunjungi dirinya, biasanya papanya adalah orang yang masa bodo dengan segala urusannya. Kecuali dengan satu nama, ya Geana. Atau mungkin papanya yang super sibuk itu sudah mengetahui semuanya? Dia tidak yakin karena baik Mama ataupun Geana pasti tidak akan berani mengatakan hal yang sebenarnya pada papanya, kecuali jika papanya itu mencari tau semuanya sendiri. Pernikahan dirinya dengan Geana dulu memang atas dasar kemauan papanya yang memaksa serta mengancam akan mengambil alih perusahaan yang tengah dia jalankan jika dia tidak mau menikahi wanita itu, akhirnya dengan penuh keterpaksaan dia mau menikah dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN