Part 50 (Malam penuh kehangatan)

1374 Kata

Humairah buru-buru mencuci piring sebelum Rafa melakukan hal yang tidak-tidak. Bahkan karena terburu-buru membuat piring tersebut jatuh sampai menimbulkan suara nyaring, tapi untung saja tidak sampai pecah. Klontangg “Astagfirullah.” “Untung aja nggak pecah.” gumamnya Dan tiba-tiba… Grep Deg Tubuh Humairah mematung di tempat saat merasakan pelukan hangat dari belakang tubuhnya. Ia sudah bisa menebak siapa pelakunya. “Kenapa buru-buru banget sih?” ujar Rafa dengan nada berbisik Humairah menelan ludahnya kasar. Dan ketakutannya benar terjadi. Rafa tiba-tiba memeluknya dari belakang. Bahkan Humairah belum selesai mencuci piring. Moment itu justru digunakan Rafa sebaik mungkin agar Humairah tidak bisa lari darinya. Ia sudah tahu rencana apa yang dibuat istrinya. “Ma-mas Rafa!” li

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN