Abi mengerjapkan matanya beberapa kali saat mata itu bersitatap dengan manik milik sang istri. Abi memilih untuk mengalah, ia akan menuruti keinginan Jasmine yang tak ingin tidur seranjang dengannya. “Hm.” Abi hanya menjawabnya dengan deheman dan anggukan kecil dari kepalanya. Lantas Abi segera menutup pintu kamar mereka yang belum sempat ia tutup. Melihat Jasmine bersusah payah berusaha untuk melepaskan gaunnya Abi berinisiatif untuk membantu sang istri. Pria itu melangkah mendekati Jasmine yang duduk di pinggiran tempat tidur. “Saya Ban-“ “Nggak perlu! Aku bisa sendiri.” Ketus Jasmine pada Abi sebelum pria itu sempat untuk menyelesaikan kalimatnya dan segera beranjak menuju kamar mandi meninggalkan Abi yang mematung memperhatikan punggung istrinya yang lenyap dalam bilik tersebut.

