Dyra mengernyitkan keningnya ketika membaca pesan dari Rudra. Namun, detik kemudian ia mengangkat sudut bibirnya. Tersenyum membaca pesan dari Rudra. Rupanya Tama tidak berbohong. Dia memang sedang berada di rumah Rudra. "Sms gue nggak di bales." Dero mendesah frustasi di atas bangkar. Ia sedari kemarin sudah berusaha mengirimkan pesan kepada Dea, tetapi gadis itu tidak kunjung membalasnya. Jangankan membalas, pesan dari Dero saja tidak dibaca oleh gadis itu. "Tadi waktu gue ke rumahnya, sepi nggak ada orang. Jangan elo, Kak. Dia aja nggak ada ngabarin gue seharian ini." "Sebenernya dia sakit apa, sih?" "Panu kronis?" imbuh Dero. "Gue nggak tau. Eh iya. Coba gue tanya sama Rudra." "Emang dia mau bales chat dari lo?" tanya Dero. "Cobain aja dulu." To : Rudra Dea gimana? Udah ada ka

