Penunggu Celana

938 Kata

Ajeng Pagi ini Ajeng terlambat bangun. Ini semua karena tadi malam dia lupa menggantungkan kalung bawang putih itu di lehernya. Dia tergesa-gesa menuju kamar mandi, tapi mamamya segera melarang. "Ajeng jangan lari-lari begitu, dong! Nanti penunggunya marah. Ajeng lupa, ya!" Langkah yang panjang-panjang itu langsung dipelankannya. "Maaf, Ma, Ajeng lupa. Mama kenapa nggak bangunin Ajeng, sih?" "Mama bukannya nggak mau bangunin Ajeng, Sayang," sahut Mamanya tersenyum. "Tapi Mama takut nanti penunggunya marah. Makanya Ajeng jangan lupa, dong, ngalungin kalung bawang putihnya kalau malam mau tidur. Ajeng pasti lupa, kan!" "Iya, Ma. Ya udah, Ma, Ajeng harus mandi dulu. Nanti telat turun sekolah lagi." "Ajeng yakin nggak ngerasa dingin? Mama udah siapin air hangat, tuh, di bak." "Dingin, s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN