Hari ini, aku sangat senang. Sebab lelaki abstrak yang penuh teka - teki, yang ada di sampingku saat ini, perlahan lahan, menunjukkan sisi lain dari dirinya yang belum pernah tersentuh olehku. Banyak hal yang ia ungkapkan atau jelaskan padaku. Meski bukan lewat suara, namun bagiku, sikap dan perlakuannya sudah cukup menjelaskannya. Selain bisa terlihat cool dan berwibawa saat sedang serius, ternyata dia juga bisa terlihat charming dan innocent saat sedang bersamaku. "Abang! Turunin Nui! Malu dilihat orang - orang," cicitku pelan seraya meringis di balik telinganya serta manatap cengo orang - orang yang berlalu lalang di jalanan komplek. Terpaksa menyunggingkan senyuman masam saat beberapa pasang mata memindai kami. "Katanya capek, karena jalan kaki dari tadi? Ya udah, abang gendong. M

