BAB 38 - Quality time?

1017 Kata

Semalam rasanya aku seolaj bermimpi kalau bang Zain menciumku. Ah, agak gimana gitu ya! Tapi entah kenapa, rasanya sangat nyata. Aku bahkan masih bisa merasakan bagaimana lembutnya benda kenyal itu, menyentuh kening dan bibirku dan ... Stop Nur! Kenapa juga aku memikirkan itu? Ini masih terlalu pagi, ok! "Adek udah siap?!" Suara bang Zain terdengar begitu kepalanya menyembul di balik pintu kamar. Sedangkan aku kaget dan merutukki diriku sendiri karena lupa kalau pagi ini dia akan mengajakku untuk lari pagi keliling komplek. Katanya, ada sebuah taman yang tak begitu jauh, taman itu indah dan biasanya dijadikan tempat warga komplek sini untuk joging pagi dan beristirahat, atau sekadar menikmati pemandangan pagi dan bahkan sore hari saat senja menampakkan diri. "Lima menit! Adek akan siap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN