Langit malam yang gelap dan pekat seolah menjadi background yang indah saat bintang - bintang bertaburan menghiasinya. Malam ini, aku disibukkan dengan pekerjaan yang kemarin tertunda saat aku dilarang oleh istiku--yang kini juga sibuk dengan laptop yang ada di pangkuannya--untuk tidak bekerja karena katanya, sakit di perutku akan bertambah parah. Padahal aku hanya merasa sedikit nyeri, namun aku suka saat dia mengomeliku seperti itu. Entah kenapa omelannya terdengar indah di telingaku. Saat sakit, aku seolah merasa sedang dimanjakan olehnya. Tangannya begitu cekatan mengerjakan banyak hal. Hingga membuatku cemas dan merasa bersalah melihatnya mengerjakan pekerjaan rumah sendirian seharian ini. Tangan mungilnya begitu telaten saat mengganti kompresan di keningku. Bahkan ia berkali - ka

