Semalam, aku sudah memasang alarm pukul setengah empat pagi, tapi Qadarullah, aku terbangun dari tidurku saat adzan subuh sudah berkumandang. Alhasil tahajjudku terlewatkan, aku benar-benar merasa rugi untuk itu. Untungnya aku tidak terlambat untuk shalat subuh. Setelah melaksanakan shalat subuh serta membaca Al-Quran satu halaman, aku berdoa menengadakan tangan dan memohon banyak hal kepada Yang Maha Pemberi dan Maha Segalanya. Salah satu permohonanku ialah semoga Allah menjaga keutuhan rumah tanggaku bersama bang Zain, melindunginya di manapun ia berada. Mukena yang ku gunakan tadinya kini sudah ku gantungkan di tenpat semula. Sajadah yang biasa aku pakai kulipat kembali dan meletakkannya di atas nakas. Ku lirik jam yang setia berdetak di dinding kamar, jarum pendeknya menunjukkan jam l

