Kayla meninggalkan Rega di halaman belakang berdua dengan Radja. Wanita itu masih kepikiran tentang Shaniya. Ia sudah sangat rindu dengan anak gadisnya itu. Dengan langkah cepat Kayla menyusuri anak tangga dan sampailah ia di depan pintu kamar anaknya. Tanpa tunggu lama, Kayla membuka pintu itu. Dilihatnya Shaniya yang sudah bangun dan sedang makan dibantu oleh seorang suster yang entah datang darimana Kayla pun tidak tahu. Kayla berjalan mendekati Yayanya. Dan ekspresi kaget dari putrinya itu membuat dirinya tersenyum lebar. "Mama!" ujar Yaya kencang. Dan Kayla langsung memeluk anak gadisnya itu. Kayla dapat merasakan Yaya yang menangis di dadanya. Kayla pun ikut meneteskan air matanya sesekali mengelus lembut rambut Yaya. Anaknya tumbuh semakin cantik diusianya yang ingin menginjak 9 t

