Chapter 45

3185 Kata

Tidak terasa bulan yang penuh berkah ini akan pergi dalam 3 hari lagi. Waktu yang pas untuk membuat aneka macam kue kering. Seperti saat ini, Kayla tengah membuat kue nastar dan juga putri salju dibantu oleh Bunda. Sebenarnya sangat sulit untuk melakukan itu, mengingat Radja yang rewel akhir-akhir ini membuat Kayla harus tetap berada disisi putranya. Tapi untung saja hari ini Fikram libur, dan Radja diasuh oleh Fikram. "Bun, nanti Gista sama orang tuanya ingin ke sini?" tanya Kayla karena ia sudah lama tidak bertemu dengan sahabatnya itu, terakhir kali ia bertemu dengan Gista saat wanita itu makan di tempat kerjanya dan malah menghinanya habis-habisan. "Gak tau tuh si Abang, kita lihat saja nanti." "Kayla heran, kenapa sampai sekarang mereka belum menikah juga? Padahal Kayla aja sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN