Hawa panas tengah memenuhi salah satu kamar VIP di kapal pesiar The Queen yang berlayar menuju ke arah Amerika. Suara rintisan dan serangan tak pernah berhenti di kamar itu. Suara-suara dari wanita dan pria yang sedang beradu menjadi simfoni bersama ombak yang mengalun. Entah bagaimana ceritanya mereka bisa berakhir dengan pusaran dalam perahu desire yang tak berkesudahan. Menenggelamkan mereka ke sebuah rasa nikmat yang tak terlupakan dan berkali-kali. Bella tak bisa menepisnya hanya bisa menerima semua hasil perbuatan Cresent yang berhasil meledakkan sel-sel libidonya. "Jangan menahan suaramu, Bella. Berteriaklah yang keras agar aku tahu kalau kau menyukai desakanku..." ucap Cresent. Dia tidak akan membiarkan Bella berhenti berteriak atau membuat suara-suara manja akibat kenikmatan yang

