Perkenalan dengan calon suami

1720 Kata

"Duh, kok, aku jadi berdebar-debar begini , ya." Gendhis memegangi dadanya dengan kedua tangan, Gadis dan Ganda Arum saling lirik lalu mencibirkan bibir dan tertawa kecil. Mereka sudah berjalan menjauhi jendela setelah kedua orang tua mereka mengajak apa tamu itu ke dalam rumah, menyisakan para abdi dalem yang membawa aneka seserahan yang mereka keluarkan dari dua mobil yang berhenti paling belakang dibantu boleh para sopir dan pegawai keluarga Sudardjo. "Bagaimana, Mbakyu? Mbakyu suka sama lelaki itu? Walaupun kita belum tau yang mana yang akan menjadi suamimu tetapi paling tidak Mbakyu sudah melihatnya." Gadis bertanya pada Gendhis yang tengah duduk di kursi meja rias kini, duduk membelakangi cermin menghadap kedua adiknya yang berdiri berdampingan. "Suka atau tidak suka, bagi kita t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN