"Bulek Ganda Arum ...." "Itu dia Bulek Ganda Arum!" seru Azzam begitu melihat wanita yang sedang Cantik tanyakan turun dari mobil taksi yang ia tumpangi. "Ganda Arum." Semua tampak terkejut melihat wanita cantik bungsu dari keluarga Hardjodiningrat itu datang. Gadis segera berlari menghampiri sang adik lalu memeluknya dengan erat, tampak begitu besar kerinduan dalam hatinya pada sang adik. Sejak kecil dirinya memang lebih dekat dengan sang adik daripada dengan kakaknya, maka saat berpisah dalam waktu yang lama tentu saja ia sangat merindukannya. "Nduk, kok, kamu enggak bilang udah sampai, 'kan, kita bisa jemput," ujar Gendhis yang lalu memeluk wanita itu sama eratnya. "Sengaja, biar jadi kejutan," jawab Ganda Arum dengan ceria, wanita itu memang tidak pernah berubah mungkin memang
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


