"Baiklah kalau begitu kamu harus menjalani hukumanmu." Gadis menatap wajah serius sang Romo dengan pandangan berkabut. "Apa itu Romo?" tanya Gadis lirih. "Nanti kamu akan tau, lebih baik sekarang kamu akui apa saja kesalahan yang telah kamu perbuat," jawab Wengi tetap dengan suara datar tetapi mampu membuat hati Gadis bergetar. "Kesalahanku adalah pergi dari rumah tanpa ijin, itu adalah kesalahan besar. Itu saja, Romo," jawab Gadis sambil menundukkan kepalanya, sang ibu hanya diam saja berdiri tidak jauh darinya, wanita itu sempat mendekat dan ingin membela saat Wengi menamparnya tadi tetapi ia urungkan karena tidak berani menentang sang suami. "Sudah? Itu saja?" tanya Wengi, Gadis mengangguk cepat. "Kamu tidak merasa salah karena telah merebut lelaki yang akan Romo jodohkan de

