Gadis bersandar pada dadaa bidang sang suami yang duduk bersandar pada kepala ranjang, cukup lama mereka tidak menempati ranjang di kamar Nicholas itu dan kini mereka memulainya dengan aktifitas panas di atasnya meski malam belum begitu larut. Gadis benar-benar membuat Nicholas kalang kabut sejak dalam perjalanan tadi, tetapi bukan salah Gadis juga itu karena dirinya yang begitu penasaran dengan mimpi Gadis dulu. Saat baru pertama kali mereka bertemu. Hanya sebuah selimut lembut yang mereka gunakan untuk menutupi tubuh, terlihat jelas jika di leher keduanya menggantung sebuah benda yang sama. Bukti dari tulusnya sebuah maaf yang bukan hanya di bibir saja, dengan tangan kirinya Gadis memainkan kalung itu. "Nich, kamu tau, rasanya aku begitu bahagia saat pertama kali melihat kalung ini

