BAB 73

2065 Kata

          Panji menghela napas saat membicarakan tentang Luna pada Herman. Keduanya yang saat itu menyempatkan duduk berdua di saat malam yang seharusnya keduanya habiskan untuk tidur, malah bercerita tentang masalah pekerjaan. Panji sendiri hanya bisa menceritakan segalanya setelah memastikan Viola sudah tertidur pulas. Dia tidak ingin Viola mendengar nama Luna dan menngetahui bahwa wanita yang dibencinya sejak dulu, malah hadir di kantornya. Dia tidak ingin Viola merasakan cemburu lagi dan lagi seperti biasa. Sudah cukup rasanya Viola harus memikirkan semua hal baru yang kini harus dia biasakan. Panji tidak ingin membebani hidup Viola lagi dengan semua masalah wanita-wanita yang ada di sekelilingnya. Panji merasa, selama ini Viola tidak pernah membebaninya dengan semua cowok yang hadir d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN