BAB 72

1459 Kata

                Citra deg-degan. Dia dan Bara yang memutuskan untuk kembali mengecek di dokter tentang subur atau tidaknya dirinya dan juga Bara, kini menanti dengan harap-harap cemas di ruang tunggu. Dia tidak ingin masuk. Dia sengaja membiarkan Bara saja yang masuk saat nama keduanya dipanggil untuk menghadap ke dokter yang selalu menjadi tempat keduanya mengecek sejak pernikahan berlangsung. Citra tidak percaya dengan dokter lain, baginya dokter Amellah yang bisa dipercaya turun temurun keluarganya sejak dulu. Dan Citra berharap di tangan Amel jugalah nanti, anaknya akan lahir sesuai yang dia inginkan. Sama seeprti dulu saat dirinya dilahirkan di rumah sakit yang sama, dengan Amel yang membantu persalinan itu.                 Citra sebenarnya masih belum ingin kembali memeriksa kesubu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN