Bara menghentikan mobilnya di depan rumah. Meraih seikat bunga mawar dan cokelat berbentuk love yang cukup besar yang sempat dia belikan untuk Citra. Hari ini, tepat anniversary keduanya, dan Bara ingin merayakannya berdua dengan Citra. Apa lagi sang ibu sudah tidak ada dir rumah, Bara yakin kejutannya kali ini bisa membuat Citra bahagia hingga menangis haru. Bara ke luar dari mobil, menutup pagar terlebih dulu lantas melangkah masuk ke dalam rumah dengan senyuman lebar. Tanpa mengetuk pintu, Bara mengeluarkan kuncinya. Seperti biasa, Bara dan Citra memang selalu menyediakan kunci masing-masing. Bara tidak pernah menanti Citra untuk membukakan pintu setiap kali dia pulang kerja. Citra sendiri selalu melepaskan kunci rumahnya dari tempatnya, agar Bara bisa

