Gritte membuka jendela mobil yang dia tumpangi. Tatapannya tertuju ke pemandangan yang cukup menyakitkan hatinya di dalam sebuah pekarangan rumah. Ada Bara dan Citra di sana. Citra yang baru saja ke luar dari rumah, langsung mendekati Bara yang baru saja menghidupkan mesin mobil untuk dipanaskan mesinnya, lantas tersenyum menyambut Citra yang membawakan tas beserta dasi untuknya. Sembari bercanda yang sama sekali tidak bisa didengar Gritte karena jaraknya terlalu jauh, Citra memakaikan dasi di kemeja Bara. Ada tawa kecil yang hadir di antara keduanya, ditambah dengan ekspresi malu Citra saat Bara menggodanya. Gritte benar-benar cemburu melilhat pemandangan indah itu. Baginya, seharusnya dialah yang kini ada di posisi Citra, memakaikan dasi Bara dan mendapatkan ciuman di ken

