Alia menundukkan kepala. Rapat keluarga yang diadakan Panji siang itu, membuatnya bingung bukan main menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan Panji seputar masa kecilnya. Di dalam hatinya, Alia benar-benar tidak menyangka, Herman akan begitu teganya mengatakan segalanya pada Panji. Padahal seharusnya hal ini terus dirahasiakan sampai kapan pun. Bahkan Alia sudah menganggap masalah ini tutup buku saja setelah pernikahan antara Panji dan Viola diadakan. Dia tidak ingin karena masalah ini, Panji akan marah padanya dan akhirnya berimbas pada Viola dan pernikahannya. Alia tidak ingin Viola terkena masalah akrena kejadian masa lalu yang sejujurnya selalu membayanginya dengan perasaan bersalah karena sudah meninggalkan adik kandung Panji begitu saja, di panti asuhan.

