Andin mengendarai mobilnya mengikuti mobil Ibunya yang berada di depannya, jalan yang dilewati mereka adalah jalan yang sangat familiar. Terutama untuk Andin yang kerap lewat jalan tersebut jika ke kantornya Alden. Meski Andin terus menebak-nebak kemana Soraya akan pergi tetapi dia tetap menyetir mobilnya dengan baik. Mobil Soraya berhenti di depan TPA Kevyn, Andin mengernyitkan dahinya bingung apa yang akan dilakukan Ibunya di sini? Tetapi Andin menghentikan mobilnya tidak jauh dari mobil Soraya. Andin memilih menunggu di mobil saja dan tidak turun, dia sangat yakin jika Ibunya sudah mengetahui perihal Kevyn yang merupakan anak Alden. Tidak berapa lama kemudian Soraya kembali keluar dan masuk ke dalam mobil, Andin mulai mengikuti mobil Soraya lagi. Ibunya itu membawa mobil dengan sediki

