Dapur itu adalah mainan baru Naraya. Naraya senang sekali karena Rayden mendengarkan permintaan kecilnya. Dari pada terus melamun dan merenungi nasib buruk yang tak ada habisnya, sebaiknya Naraya mendistrek rasa stressnya itu dengan hal-hal positif. Rayden juga memerintahkan Hardin untuk membeli semua isi lemari es untuk bahan-bahan yang bisa Naraya olah. Dan sekarang, waktu senggang yang bisa Naraya gunakan untuk melamun dan meratapi nasib, dia manfaatkan dengan bereksperimen di dapur. "Kalau kayak gini, dipenjara seumur hidup di sini juga gak apa-apa!" pikir Naraya dengan polosnya. Kebahagiaannya begitu sederhana. Hari ini dia mencoba membuat makan malam. Dia berharap Rayden pulang tak terlalu larut dengan begitu bisa mencicipi juga hasil karya masakannya. Dan bagaimana dengan urusa

