"Enggak boleh!" "Kenapa? Kan bentaran doang" "Kalau kamu ke Batam sama Alex. Yang ngurus keperluan aku nanti siapa? Kalau sekretarisku dua-duanya liburan bareng?" Yap. Aku sedang minta izin buat pergi ke Batam. "Kan ada Kania?" Kataku cemberut. "Dia pegawai biasa. Sekretaris aku itu kamu sama alex. Kalau gak ada alex ya kamu yang ngurus semua keperluanku." katanya datar sambil melepas satu persatu setelan jas-nya. "Suruh aja Kania yang jadi sekretaris kamu sementara. Kan gampang." Ni orang batu amat sih. "Yah enggak bisa gitu dong. Sekretaris yah sekretaris. Pegawai biasa yah pegawai biasa. Engga bisa di ganggu gugat." Katanya. "Emangnya kenapa kalau aku pergi sama Kak Alex?" Tanyaku akhirnya karena kesal akan dia yang tak suka kalau aku deket sepupunya itu. "Karena kamu istri ak

