Makananku habis kuaduk-aduk sambil memutar otakku mengingat igauannya tadi malam. Ntah dia ngigau, atau sadar saat dia mengatakannya. Tapi jantungku masih berdetak kencang sampai saat ini. Abby sudah pergi sekolah sejam yang lalu, di antar oleh Pak Joan dan Kak Alex. Yang kebetulan mereka mau nge-check hotelnya. "Dea?" Aku tersadar dari lamunanku saat Kania memanggilku. "Kamu engga mau makan? Kalau gitu kita jalan-jalan yuk? Aku bosan, pengen liat Batam" katanya. "Boleh. Yaudah aku siap-siap dulu." kataku lalu bergegas ke kamar. Kami keluar dengan mobilku yang sudah lama terpajang di garasi. Aku membawa sendiri. Awalnya aku ragu saat Kania mengajak kami ke sebuah club. Dia bilang di Batam ada Club yang buka saat siang hari, karena aku juga lagi stress. Kurasa bukan ide yang buruk untu

