Yona berusaha untuk melepaskan tangannya dari Alfredo, tapi Alfredo justru mempererat genggaman itu. "Lepaskan aku! Apakah Bapak tidak malu di lihat sama orang-orang kantor?" ucap Yona saat mereka sedang berada di lift. "Saya akan malu jika saya tidak mengenakan sehelai nemangpun," jawab Alfredo singkat. Benar-benar gila orang ini, bahasanya juga mulai ngawur. Bagaimana mungkin dia berani mengatakan kalau dia tidak sengaja menciumku? Jelas-jelas dia sengaja, dan dia bahkan membahas hal-hal negatif sekarang. Aku tidak akan membiarkan ini terjadi, aku tidak akan memberikan kesempatan padanya, batin Yona. "Saya ingin makan di kantin, kaki saya sakit karena kemarin berjalan seharian," kata Yona. "Berjalan? Apakah kau berkencan dengan kekasihmu sambil berlari? Atau mungkin kekasihmu hanya

