Smith membawa Patricia yang pingsan di sebuah ruangan yang cukup luas. Lalu dia meletakkan wanita itu di samping sebuah gelas raksasa yang mampu menampung tubuh manusia. Beribu rencana menghukum gadis itu tersemat dalam otak Smith. Dari semua rencana itu dia memutuskan untuk membiarkan dia di sana agar Max melihat akibat sudah membuat masalah dengannya. Matanya menyapu tubuh Patricia yang kurus, putih dan pucat. Di balik pakaiannya yang kedodoran karena memakai kaos Dimitri, terlihat jika gadis itu memiliki tubuh indah dan proporsional seperti yang pernah ia lihat dari balik layar menari di club Max. Seringai puas tercetak di bibirnya. Menyadari jika masih ada anak buahnya yang berdiri di sampingnya, Smith merasa agak terganggu. "Kalian keluarlah. " Perintah Smith dijawab anggukan ole

