Sebagai seseorang yang terbiasa memerintah tanpa menerima kata tidak, penolakan yang dilakukan Patricia cukup membuatnya kesal. Gadis itu seperti ular yang licin dan menggeliat ingin melepaskan diri darinya. Sedangkan dirinya sama sekali tidak memiliki stok kesabaran yang cukup. "Beraninya kau menolakku," ucap Smith jengkel. "Kau Dimitri yang jahat. Aku tidak menyukaimu. " Patricia masih memukul-mukul d**a Smith. Setelah itu dia duduk di lantai seperti anak kecil yang ngambek. Smith agak jengkel melihatnya yang seperti itu. Padahal ia ingin menggoda Patricia agar gadis itu jatuh cinta padanya. "Di lantai dingin. Ayo berdiri, " ucap Smith. "Tidak, aku memang mau membeku di lantai. Kamu Dimitri yang jelek, jangan mendekat. " Smith tahu jika tidak memiliki waktu untuk merayu Patricia.

