Apa yang sudah dilakukan oleh Kamini membuatnya marah, kecewa sekaligus ada kehangatan yang menyusup relung hatinya. Ia merasa dilema antara ingin terus menaruh amarah dan menuduh Kamini telah mencuranginya dengan menutupi kenyataan ada anaknya yang lain tetapi disisi lain ia juga merasakan kelegaan ia bisa memiliki celah mendapatkan Kamini kembali melalui putranya tentu saja. Ingat Diran perbuatan dan perkataanmu dahulu juga tidak termaafkan. Pria arogan, pemarah! tegur batinnya. Ia sungguh menyesali perbuatannya dahulu. Kalau ia mengingat kembali saat ia mengusir Kamini dahulu dan perkataan ibunya. “Kau tahu Diran, kenapa ada istilah Surga di telapak kaki Ibu. Itu karena selama seorang ibu mengandung anaknya berbagi asupan makanan dan udara bersama. Seorang ibu rela sel-sel ototnya me

