Chapter 51

1144 Kata

Janu menegakkan tubuhnya kemudian berdiri di samping Asoka, anak itu menatap Asoka dari ujung kaki sampai kepalanya. “Asoka kenapa sakit?” tanya Janu dengan perhatian. “Nggak, Asoka sehat kok. Cuma Asoka cepat capek. Kalau capek nangis nanti,” jawab Asoka. Janu menyentuh bahu Asoka. “Ck ... anak cowok nggak boleh nangis kalau nangis nanti Ambu juga ikut nangis. Gitu,” ucap Janu. Asoka menunduk tampak berpikir kemudian ia menatap Janu. “Asoka nggak punya Ambu. Ambu itu apa?” Janu menunjuk Kamini. “Ini ambunya Janu. Ambu itu bunda atau mama gitu katanya Bu guru dulu.” Asoka menatap Kamini dengan kerinduan. Kemudian ia menggelengkan kepalanya. “Asoka nggak punya Ambu.” “Ya udah Ambunya Janu boleh kok jadi ambunya Asoka seperti kak Val juga ya Ambu. Tapi jangan dibawa pulang ya? Nanti J

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN