Tanti seketika melotot dan tersedak. “Uhuk, uhuk. Aduh Bunda bikin kaget!” seru Tanti. Tania kaget dan menepuk-nepuk punggung anaknya dan mengulurkan gelas es teh kepada Tanti. Tanti menerima gelas es tersebut dan menegaknya banyak-banyak. Tanti beranjak dari duduknya kemudian menatap keluar jendela mencari keberadaan sosok Janu di sekitar taman yang bisa dilihat dari tempatnya berdiri sekarang. Nggak ada?! “Kok Bunda bikin kaget. Emang kamu tahu Janu siapa? Pasti nggak tahu! Wong bunda aja baru lihat tadi,” bisik Tania. Tanti berpaling saling bersitatap dengan bundanya. Ia kembali mendudukkan diri di depan sang bunda. Kasih tahu nggak ya? Aduh masa bohong sama Bunda sih. Galau nih! Tanti menatap mangkok di depannya seolah hartanya yang paling berharga dengan menggigiti bibir bawahn

