Chapter 48

1198 Kata

Mbak Titin asisten rumah tangga Kamini dengan berlari kecil menjumpai Janu. “Sini cium Mbak Titin dulu baru cus.” Mbak Titin meraih kedua sisi wajah Janu dan menciuminya gemas. Kamini dan Janu terkekeh. “Udah, nanti gantengnya Janu habis,” protes Janu. Seraya menjauhkan kedua tangan Mbak Titin dari wajahnya. Mbak Titin tertawa terbahak-bahak. “Yo, nggak to. Tambah ganteng kalau dicium Mbak Titin.” “Dikit aja ciumnya. Mbak Titin genit!” ucap Janu seraya berlari masuk ke dalam mobil yang sudah di buka pintunya oleh Kardi. Asmah mendekati Janu dan membetulkan letak tas berisi mainan miliknya. Janu kemudian meraih tangan Bu Asmah dan mencium tangannya. Kamini menyusul masuk ke dalam mobil. Setelah mengucapkan salam. Janu membuka jendela mobil dan melambaikan tangan ke arah Asmah. “Dahh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN