Pagi-pagi sekali, Ay berjalan-jalan di kompleks sekitar rumahnya. Rasanya sangat suntuk mengurung diri di dalam rumah terus berhari-hari. Menghirup udara segar pagi hari berharap membuat mood baiknya semakin meningkat. Setelah berjalan-jalan pagi, ia akan berkantor lagi di ruang kerjanya, melakukan evaluasi bersama seluruh tim untuk menentukan apakah akan mengeluarkan novel baru lagi atau fokus pada pemasaran dulu. “Asem banget mulut aku, kayaknya makan es krim seger banget ini. Tapi masih terlalu pagi. Makan apa bagusnya, ya?” gumam Ay mencecap rasa di mulutnya. Ay menghentikan langkah, merogoh ponselnya di saku gamisnya. Mencari-cari camilan yang nyangkut di hati biar makin komplit semangat mengahadapi hari. Ting! Perhatiannya dari berbagai jenis makanan ringan yang mengalirkan liu

