Perubahan

1884 Kata

“Ay! Ada paket!” seru Sisilia sembari masuk ke kamar Ay. Ay yang masih tertidur, mulai menggeliat mendengar panggilan ibunya. “Dari siapa, Ma?” tanya Ay masih dengan memeluk bantal. “Nama pengirimnya Faishal,” jawab sang ibu. “Faishal?!” Ay langsung terlonjak bangun. “Mama udah buka?” “Belum, berat banget paketnya.” Ay segera turun dari ranjang, berjalan sedikit terhuyung menuju kamar mandi. Pasalnya, baru beberapa menit menutup mata, ibunya sudah mengganggu tidurnya, jadi sekarang kepalanya terasa berputar. “Eh, Ay, tunggu bentar.” Sisilia mengamati tubuh Ay dengan seksama. “Mama baru perhatikan kamu gemukan. Tuh, pipi kamu makin berisi, lengan kamu juga." Ay turut memperhatikan bentuk tubuhnya, menurutnya tidak ada yang berubah. Memang sih, selama ini ia selalu mengenakan pakaia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN