Khilaf Terindah

2150 Kata

Merasakan hangatnya kibasan napas Marcell yang menimpa pipinya, Ay berbalik. Berhadap-hadapan dengan suaminya dari jarak yang sangat dekat. “Not to stay together again, Marcell. Kamu seharusnya secepatnya nikahi Agnez, supaya nggak terus-terusan kayak gini. Aku nggak bisa lagi hidup sama kamu. Udah berulang kali aku pikirkan soal itu, tapi akhirnya tetap sama, nggak bisa lagi. Setiap aku ingat kamu pernah tidur dengan wanita lain, rasanya aku jadi alergi buat dekat-dekat sama kamu, mual, pingin muntah. Pingin hapus semua jejak-jejak kamu di tubuh aku. Kamu bisa bayangin gimana perasaan aku, tersiksanya hati aku. Kalo kamu nggak lepasin aku, sama saja kamu nyiksa aku, mengeksploitasi hidup aku. Jadi, aku mohon dengan sangat, tolong kerja sama kamu buat ngurus perceraian kita secepatnya.” A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN