PROLOG
Kaisar Kejam yang menguasai hampir seluruh wilayah di negeri itu akan menghukum bahkan tidak segan-segan untuk membunuh siapa yang berani melanggar aturannya.
Sikapnya yang kejam, dingin, membunuh dan sangat memperhatikan kerajaannya membuat para wanita takut dan enggan mendekatinya. Namun, pesan mendiang sang Ibu yang mengharuskannya memiliki pasangan hidup membuatnya semakin kejam dan sesuka hati mempermainkan wanita. Ketidakpercayaannya pada cinta juga membuatnya tidak berniat mencari pasangan hidup.
Kematian sang Ayah dan Ibu diakibatkan oleh seorang w*************a yang menjadi duri dalam keduanya dan akhirnya membunuh Ayah dan Ibunya dengan Liontin Keramat. Hal ini membuatnya sangat kehilangan sehingga menimbulkan kebencian pada semua wanita.
Dia berpikir bahwa wanita itu hanya untuk dijadikan pelampiasan nafsu dan jalang.
Jalang yang dipakainya pun adalah putri cantik dari Raja kerajaan-kerajaan kecil dibawah kekuasaannya.
Hingga pada akhirnya, dia menikahi seorang gadis yang sangat rupawan. Bukan untuk mencintainya, namun hanya dijadikan sebagai b***k dan bahan pelampiasannya terhadap kebenciannya kepada wanita.
Hanya siksaan yang diterima gadis cantik itu setiap hari. Jika bertemu dengan Kaisar kejam itu, dapat dipastikan salah satu bagian tubuhnya akan membiru.
Air mata, suara tangisan, siksaan, dan ranjang adalah hal yang sering terjadi pada gadis malang yang menjadi korban pelampiasan kaisar Rhaegar yang kejam.
Gadis itu ialah Gianetta.