Flashback ON Setelah kehilangan Arthur. Maureen seperti hidup tanpa tujuan, separuh jiwanya telah pergi, kekasihnya pergi dan perasaannya hancur, semuanya hancur berkeping-keping, ia memilih meninggalkan Arthur agar Arthur tak kehilangan apa yang menjadi miliknya karena mencintai seseorang adalah hal yang sungguh tak mudah, berkorban adalah hal yang utama dalam menjalin sebuah hubungan. Green, Adeline juga Willy selalu menemaninya, menemani Maureen yang dalam keadaan sangat kesepian dan patah hati. Sungguh kekuatan dari teman-temannya mampu membuat Maureen menjadi lebih baik. Maureen sedang duduk sendiri di teras sebuah rusun kecil, rumah yang tak layak huni, tapi bagi Maureen semuanya lebih dari cukup, cukup baginya yang hidup sendirian, ia tak sedih kehilangan semua kemewahan yang d

