Suara gemericik air terdengar dari kamar mandi. Sementara menunggu Fairel selesai mandi, Zhaira menyiapkan pakaian untuk suaminya itu. Kaus putih dan celana santai berwarna hitam menjadi pilihan Zhaira, lalu ia menyimpannya di atas ranjang. Setelah itu, Zhaira merangkak naik ke atas ranjang lalu meraih laptopnya yang berada di atas nakas. Selang beberapa menit, Fairel keluar dari dalam kamar mandi sembari menggosok rambutnya yang basah dengan handuk putih. Zhaira mengalihkan pandangannya dari laptop kepada Fairel, namun dengan segera ia kembali menatap laptop saat Fairel berdiri di depannya dan tengah meraih pakaian yang tadi Zhaira siapkan. Entahlah, Zhaira masih malu saat melihat Fairel yang bertelanjang d**a. "Makasih, Sayang." Fairel berucap, seraya memakai bajunya. "Iya, Kang. S

