Hampir setengah jam terjebak macet, akhirnya Fairel sampai di restoran tempatnya janjian dengan Gibran. Fairel melangkah masuk, mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Gibran. "Rel!" Seseorang memanggil nama Fairel, membuat laki-laki itu segera menoleh ke sumber suara. Tak jauh dari posisi Fairel saat ini, berdiri Gibran di seberang sana sambil melambaikan tangan pada Fairel. Fairel tersenyum, lantas melangkah menghampiri sahabatnya. "Assalamu'alaikum," sapa Fairel saat sampai di depan Gibran. "Wa'alaikumussalam. Duduk, duduk," ucap Gibran mempersilahkan Fairel untuk duduk. Fairel mengangguk dan segera duduk di kursi sebelah Gibran yang kosong. Lalu mengerit bingung melihat ada dua gelas jus jeruk yang tinggal setengah. "Lo datang ke sini sama siapa?" tanya Fairel. Gibran m

