Zhaira bersandar pada pintu yang sudah tertutup. Senyumnya mengembang. Tangan gadis itu berada di atas dadanya. Merasakan detak jantung yang kian berdebar. Matanya terpejam, masih tak percaya dengan apa yang ia dengar tadi. "Kalau gini caranya, gue mau di halalin sekarang juga sama lo, Mas Ganteng!" pekik Zhaira, senang. Salsa melangkah gontai keluar dari dalam kamar. Menguap lebar sembari merenggangkan kedua tangannya. "Enghhh..., Zha, itu tadi siapa sih?" Salsa bertanya sembari mengucek kedua matanya. "Sal, gue seneng banget!" Zhaira berlari ke arah Salsa, hendak memeluk tubuh gadis itu. Namun naas, karena tubuh Zhaira tiba-tiba oleng tak terkendali. Kaki Zhaira menginjak gamis yang ia pakai. Bruk! "AWW!" Sontak, kedua mata Salsa membuka sempurna. Menganga lebar dengan mata m

