"Hm, wangi banget aromanya." Fairel berucap sembari menghirup aroma masakan. "Pasti enak nih." Zhaira dan Karimah tersenyum merekah mendengar pujian dari Fairel. Tentu saja, siapapun pasti akan merasa senang saat ada yang memuji. "Rayna kok belum juga pulang ya, Mi?" tanya Fairel, menatap Karimah. "Belum, Bang. Mungkin sebentar lagi," jawab Karimah seraya menuang air ke dalam gelas. "Assalamu'alaikum." Terdengar suara Rayna yang mengucapkan salam. "Wa'alaikumussalam," jawab ketiga orang itu, seraya menoleh ke arah sumber suara. "Lihat nih, Rayna bawa siapa," ucap Rayna begitu sampai di dapur. Ketiga orang itu mengintip ke belakang Rayna, lalu terlihat seorang wanita kisaran usia dua puluh lima tahun dengan seorang anak perempuan berusia tujuh tahun. "Nenek!" Anak perempuan itu

