Bab 42. Mencuri Perhatian

1175 Kata

Pukul tiga pagi, Elvis masih belum bisa memejam mata. Dia masih terjaga dikarenakan pikirannya yang kusut. Pria itu masih terus memikirkan sosok Edeline setelah mengetahui hal yang tersembunyi. Elvis frustrasi seorang diri yang merasa bersalah terhadap Edeline. Batinnya masih terus memaki diri yang tega bersikap kejam, melukai Edeline dari berbagai sudut. Akan tetapi, Elvis merasa bingung untuk menebus rasa bersalah. Masih ada sedikit yang terselip di perasaan, bawah dia masih cukup gengsi untuk mengemukakan rasa bersalah. Elvis meraup kasar wajah tampannya. Pria itu merasa tidak tenang berdiam diri di sofa panjang yang empuk—yang dijadikan ranjang tidurnya. Dan secara impulsif Elvis memutuskan beranjak keluar guna mencari penyegaran. Keheningan mendominasi seluruh ruangan yang Elvis jej

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN