"Berani sekali kau berhianat. Terlebih itu padaku !" Ucap Breanch dengan gigi yang bergemelutuk dan sebelah tangan yang terangkat bersiap menembak pelipis laki - laki di depan nya yang kini berlutut. "A-Ampuni aku. Joh-Johnny--" Mata laki - laki di depan nya terpejam takut saat dengan kasar Breanch semakin menekan mulut pistol tersebut di pelipis nya. "Dia berjanji akan memberi ku modal untuk mengembangkan bisnis ini." Mata cokelat kelabu nya kini mendongak menatap mata amber milik Breanch, berusaha meminta pengampunan. "Seandai nya kau berada di posisi ku, kau pasti juga akan melakukan hal yang sama." "Ya. Jika aku ada di posisimu." Dan kalimat itu di tutup nya dengan menarik habis pelatuk pistol tersebut. Tubuh itu kini jatuh teronggok di tanah dengan kedua kelopak mata yang terb

