Cukup lama Aliza diperiksa, akhirnya seorang perawat menghampiri Ethan. Perawat itu meminta Ethan untuk masuk ke dalam ruang pemeriksaan. Tanpa menunggu perintah yang kedua kalinya, Ethan segera masuk. Ada seorang dokter yang sudah menunggunya. Sedangkan Aliza, berbaring di atas ranjang, masih tak sadarkan diri. Ethan duduk di hadapan dokter dan siap mendengarkan apa yang akan dokter itu sampaikan. “Anda suaminya atau kakaknya?” tanya dokter itu sopan. Ethan terdiam sejenak. Apa yang harus ia jawab? Tak ingin membuat wanita yang sudah cukup tua itu menunggu, akhirnya Ethan menjawab asal, “Kakaknya.” “Adiknya lagi hamil. Tapi kayaknya ada aktivitas berat yang dilakuin adiknya hingga rahimnya pendarahan ringan,” ungkap dokter itu memberitahu. “Hamil?” Dahi Ethan sedikit mengkerut. Ten

