“Terima kasih udah antar saya ke sini,” kata Aliza ketika mobil berhenti di dekat gang menuju rumah Tati. Siapa sangka, Ethan ikut keluar dari mobilnya membuat Aliza bingung. “Saya harus tahu di mana kamu tinggal,” ucapnya lalu memberikan isyarat agar Aliza berjalan lebih dulu. Ethan ingin mengantarkan Aliza hingga rumah Tati. Tentu saja, ia ingin tahu rumah yang akan ditempati Aliza. Aliza ingin melarang, tetapi rasanya percuma saja, Ethan pasti memaksa. Pada akhirnya, ia berjalan lebih dulu, memasuki gang sempit yang tidak bisa dilalui kendaraan kecil apalagi besar. Tibanya di rumah Tati, rumah yang sangat sederhana. Dari luar tampak sepi walau lampu menyala. Aliza mengetuk pintu sambil memanggil-manggil, tetapi tidak ada sahutan dari dalam. Aliza mulai cemas. Sepertinya Tati tidak a

