Salah Paham

1519 Kata

Saat tiba di panti, saat itu hari sudah gelap. Suasana tampak sepi karena orang-orang sedang melaksanan sholat. Aliza berjalan terburu-buru, kepalanya tak henti menoleh ke kanan dan kiri, takut jika seseorang melihatnya baru pulang. Selesai menaiki anak tangga, Aliza melanjutkan langkahnya, menyusuri lorong menuju kamarnya. Tiba-tiba saja seseorang memanggil namanya. “Aliza?” “Kak Hana,” sahut Aliza setelah mengetahui siapa yang memanggilnya. Hana melipat kedua tangan di dadanya, wajahnya begitu berbeda dari biasanya. Entah mengapa, firasat Aliza merasa tak enak melihat tatapan wanita itu. “Ada apa, Kak?” Aliza bingung sendiri. “Aku pikir kamu udah hijrah, jadi perempuan yang baik dan menyesali perbuatan kamu dulu,” kata Hana terdengar sinis. “Maksudnya?” Aliza mengernyitkan kening

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN