♡Bagian 45♡

2117 Kata

Tatapan Maura tidak lepas dari bundanya, bahkan kedua tangannya terus menggenggam tangan bundanya seakan ada sebersit harapan jika bundanya akan sadar. Begtiu juga dengan Oliv yang dari tadi terus memperhatikan Maura. Dia tidak tega melihat Maura sampai seperti itu. Apalagi dia melihat orang yang tertidur lelap di atas brankar seakan tidak ada niatan untuk bangun dari tidurnya. "Sebentar, sepertinya saya pernah ketemu sama kamu ya Liv?" tanya Atin yang dari tadi memang memperhatikan wajah Oliv dari samping. Dia sudah merasa tidak asing semenjak kemarin ketika dia melihat Oliv untuk pertama kalinya, tapi hanya sekilas. Dan wajah Oliv mengingatkan Atin dengan seseorang. Sontak Oliv menolehkan kepalanya, "Kenapa Mbak?" beo Oliv. Dia tidak mendengar jelas apa yang Atin katakan. "Saya liat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN