Selama perjalanan, hanya Maura dan Oliv yang asik berbincang. Sedangkan Tiara asik dengan dunianya. "Bang, nanti berhenti di toko buah depan ya. Bunda ngga enak masa ke rumah sakit ngga bawa sesuatu." Sontak Maura menolehkan kepalanya, "Ya ampun Tante, gak papa juga. Tante sama Tiara mau ke rumah sakit aja, Maura udah makasih banget." ujar Maura yang merasa tidak enak hati merepotkan Oliv. "Udah gak papa." Mobil pun berhenti di depan toko buah. Ketika Maura mau turun dari pintu di sebelahnya, Attar melarang. Dan menyuruh untuk turun melalui pintu yang mamahnya buka saja. Karena tepat di sebelah Maura jalan raya. Melihat mamahnya dan Maura sudah menjauh dari mobil, Dea sontak menatap abangnya yang tengah asik dengan ponselnya. "Abang." "Apa?" "Abang suka ya sama kak Maura?" tanya T

