♡Bagian 42♡

2179 Kata

Mendengar suara yang dia kenal, Maura sontak mendongakan kepalanya. Tanpa disuruh, orang yang tadi memanggil Maura sudah duduk disampingnya. Siapapun yang melihat tatapan Attar saat ini, pasti dapat menyimpulkan jika pria itu tidak suka dengan tatapan pria yang duduk dihadapan Maura. Tatapan pria itu terus mengarah kepada Maura. "Oh iya, Tar kenalin ini pak Hafidz. Manager di tempat gue kerja." Maura memperkenalkan hafidz kepada Attar, "Dan Pak Hafidz ini Attar teman saya." Hafidz sontak mengulurkan tangannya. Awalnya Attar tidak mau menanggapi, tapi ketika mendapati tatapan Maura yang menajam kearahnya, dengan terpaksa Attar menyambut uluran tangan itu. "Hafidz." "Attar." ujar Attar dengan nada yang datar. Berbeda dengan Hafidz yang dari tadi senyumannya tidak luntur. Melihat burg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN