Sebelum tidur, Hanun menunaikan shalat hajat. Sudah menjadi kebiasaannya melakukan itu semua. "Drtttt..drrrtttt" suara Hp miliknya bergetar. Hanun kira itu adalah pesan dari Inayah, tapi setelah membukanya dia malah kaget karena itu pesan dari sang calon Tunangan. Bukannya Hanun tidak tahu, tapi dia ingin berpura-pura tidak tahu untuk sekedar mengetes Sang Calon tunangan. "Assalamu'alaikum. Tolong save nomer saya. Dari Calon masa depanmu." Hanun ingin tertawa membaca pesan itu. Bagaimana bisa Dosennya mengirim pesan itu pada seorang Mahasiswanya sendiri. Hanun mulai mengetik balasan untuk pesan itu. "Wa'alaikumsalam. Maaf, ini siapa ya?" Beberapa detik kemudian, pesannya dibalas. "Aku calon masa Depanmu. Bukankah kamu sudah bersedia menerimaku untuk selalu berada disampingmu ke

